8 Apr 2012


 
Salah satu perusahaan raksasa milik Yahudi, Coca Cola. (SuaraMedia News)
KAIRO (SuaraMedia) – The Coca Cola Company dan produk-produknya banyak menuai kritik oleh berbagai sumber atas bermacam-macam alasan termasuk efek negatif produk-produk tersebut terhadap kesehatan, lingkungan, penggunaan pestisida dalam jumlah yang besar dalam produk-produknya, praktek eksploitasi buruh dan masih banyak alasan lagi. Tidak sedikit dari alasan-alasan tersebut yang membawa perusahaan tersebut menghadapi tuntutan hukum dan menciptakan kontroversi.
Satu kontroversi lagi terdapat pada logo produk Coca Cola. Bacalah logo tersebut dalam cermin atau terbalik, dalam tulisan Arab, apa yang anda dapat? Sumber dari sebuah kampanye di Mesir menuduh minuman ringan terbesar tersebut atas menyinggung Islam karena logo yang terkenal tersebut terlihat mengatakan: “No to Mohamed. No to Mecca” (Tidak untuk Muhammad. Tidak untuk Mekkah).

Pejabat lokal Coca-Cola mengatakan bahwa kampanye tersebut bermula dari internet pada Januari. Pada bulan lalu, banyak selebaran didistribusikan di masjid-masjid dan sekolah-sekolah, mengajak para pelanggan untuk memboikot minuman ringan tersebut atas dasar bahwa minuman tersebut menghancurkan agama mereka.
Maulana Kalbe Jawwad, seorang kepala keagamaan Shias, mengatakan: “Hal ini merupakan penghinaan terhadap Tuhan. Kami akan meminta Muslim di negara ini dan seluruh dunia untuk memboikot produk tersebut sampai perusahaan tersebut menarik kata-kata yang menyinggung tersebut.

Maulana mengatakan bahwa ia akan meminta semua praktisi Muslim untuk menyebarkan pesan tentangn logo “yang sangat menyinggung tersebut”.

Menguatkan pendirian Maulana, S.R. Azmi Nadvi, sarjana Bahasa Arab dan kepala sekolah dari Nadwa College yang terkenal di Lucknow, mengatakan bahwa kata-kata tersebut “berlawanan dengan agama kita”. “Saya telah melihatnya (logo tersebut) dan saya yakin bahwa logo tersebut emncemarkan yang dianggap suci,” ia menambahkan.

Ia mengatakan masalah tersebut sekarang akan dibawa kepada Dewan Hukum Personal Muslim dan Liga Dunia Arab Islam di Mekkah.

Selama lebih dari beberapa hari, logo Coca-Cola tersebut telah menjadi buah bibir seluruh kota. Botol-botol diperiksa dengan seksama seperti belum pernah melihat botol tersebut sebelumnya. Tetapi sekarang Coca-Cola, yang mengatakan bahwa “minuman tersebut dinikmati oleh lebih dari satu milyar Muslim”, melawan balik. Digelisahkan oleh kemungkinan perlawanan balik dari yang dirasa menghina, minuman tersebut berunding dengan satu dari tokoh-tokoh keagamaan yang paling senior Mesir, Sheikh Nasser Farid Wassel, yang menempatkan logo berumur 114 tahun tersebut sebelum sebuah panel para ahli keagamaan.

“Merek dagang tersebut tidak dirubah sejak logo tersebut didesain sampai sekarang,” datanglah balasannya. “Logo tersebut ditulis dalam bahasa asing dan tidak dalam bahasa Arab, dan hal ini membuktikan bahwa merek dagang tersebut tidak melukai Islam atau umat Muslim secara langsung ataupun tidak langsung.”
Sheikh Nasser mendesak mereka yang berada di balik rumor tersebut untuk “takut Tuhan” karena “tulisan tersebut mendesak Muslim untuk menyebarkan rumor-rumor tidak adil… tanpa mempunyai sebuah bukti legal bahwa mereka benar.” Ia menambahkan bahwa semua tanggung jawab untuk kampanye tersebut membahayakan pekerjaan dari ribuan warga Mesir yan bekerja pada perusahaan Coca-Cola lokal.

Coca-Cola telah melengkapi staf penjualannya dengan salinan dari putusan sheikh untuk menunjukkan perhatiannya kepada para pelanggan.

Tetapi manajer urusan luar perusahaan tersebut, Mahmoud Hamdy, mengatakan bahwa sejauh ini penjualan tidak terpengaruh. Ahmed Abdul Aziz, seorang pekerja konstruksi yang minum Coca-Cola dua atau tiga botol per hari, memegang botol minuman tersebut di depan cermin sebuah sepeda motor yang diparkir. “benar bahwa anda dapat melihatnya,” ia mengatakan. “Tetapi saya tidak akan menyerahkannya sekarang. Saya telah meminumnya bertahun-tahun tanpa masalah.” Dua tahun yang lalu, sebuah kampanye yang sama ditujukan terhadap Fanta, menuduhnya mengatakan “No to Allah” (Tidak pada Allah). Protes tersebut berakhir setelah beberapa minggu.

Rumor Coca-Cola bertepatan dengan sebuah kampanye yang jauh lebih serius terhadap sebuah novel oleh penulis Syria, Haidar Haidar, menyebut Feast dor Seaweed, dimana satu karakter menggambarkan Tuhan sebagai seorang “artis yang gagal”.

Walaupun buku tersebut pertama kali diterbitkan pada 1983, sebuah harian Islam memulai serangan proaktif bulan lalu, menuduh novel tersebut atas penghinaan terhadap Tuhan dan menggambarkan buku tersebut sebagai sebuah penghinaan kepada Muslim lebih buruk dari pada kekalahan Arab oleh Israel pada 1967, sebuah hal yang memalukan bahwa hanya dapat dihapus “oleh darah”.

Harian tersebut juga memberikan nama-nama dan alamat-alamat dari pejabat-pejabat Kementrian Budaya Mesir, yang mencetak ulang buku tersebut, dari apa yang banyak dilihat sebagai penghasutan untuk pembunuhan. Pada 8 Mei, siswa-siswa religius melakukan kerusuhan terhadap atas buku tersebut dalam protes terburuk selama bertahun-tahun.

Coca Cola juga merupakan salah satu produk milik Yahudi yang beberapa waktu lalu juga mendapat pemboikotan global seputar serangan Israel di Jalur Gaza yang menewaskan ribuan orang. (ppt/fa/pl/wp) Dikutip oleh SuaraMedia.com

sumber :     
http://darkcyber-mbba.blogspot.com/2012/03/pesan-anti-islam-di-balik-logo-coca.html

TULISAN ANTI ISLAM DI BALIK LOGO COCA COLA

Posted by Akhdaan Agil Ruwahan
6 Apr 2012
Hello guys, kali ini " Kolom Informasi " , menyajikan artikel tentang "  Tokoh selebriti dalam serial kartun The Simpson

Robert Pattinson



Tom Hanks


Halle Berry


Richard Gere


Russel Brand


Javier Bardem


Mark hamill (Luke Skywalker)


Dr. House


Lady Gaga dan Elton John


Paul McCartney


Smashing Pumpkins


Joan Rivers


Jk. Rowling


Stan Lee


Bill Gates


Mark Zuckerberg


Stephen Hawkings


Dalai Lama


Fidel Castro


bagaimana ? apakah menarik / tidak . terimakasih yang sudah membaca article ini, semoga bermanfaat, dan jangan lupa balik lagi ke " Kolom Informasi "

Waspada Serangan Serangga Tomcat - Belakangan ini Indonesia dihebohkan dengan adanya serangga tomcat yang membuat warga di Surabaya cemas. Serangga yang disebut dengan Tomcat atau kumbang Rove ini bisa dibilang sangat berbahaya. Racun yang dikeluarkan tomcat diyakini lebih ganas dari serangan ular cobra. Cairan yang dikeluarkan dari dalam tubuh makhluk kecil ini adalah cairan hemolimf atau toksin yang disebut sebagai aederin. Gatal hingga nanah bening adalah efek yang akan ditimbulkan jika anda dihinggapi oleh serangga Tomcat.

Serangga Tomcat ini hidup di hutan mangrove, jika hewan ini menyerang kota, hal tersebut dikarenakan habitatnya diperkirakan telah rusak. Di lingkungan aslinya, Tomcat adalah makanan untuk burung. Jika populasi burung menurun, bisa dipastikan jumlah Tomcat juga akan semakin meningkat dan tak terkontrol. Hal yang mungkin bisa menanggulangi masalah ini adalah dengan penyemprotan, namun hal tersebut tidak akan menolong jika tidak di imbangi dengan ketersediaan tempat habitat untuk hewan kecil merah belang hitam tersebut.


Jika serangga tomcat menyentuh anda, hewan ini tidaklah menggigit. Ia akan secara otomatis mengeluarkan cairan jika bersentuhan dengan kulit manusia. Racun tomcat juga bisa melekat di baju, handuk atau pakaian manusia. Dan jika terkena hewan ini, maka dianjurkan jangan menggaruk bekas yang ditimbulkan dan segera menghubungi dokter agar efek gigitan tomcat tidak semakin meluas ke area yang lain. Warga Surabaya sendiri diharapkan tetap waspada karena Tomcat yang ada di kawasan tersebut diperkirakan mencapai jutaan ekor. Hal ini juga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih mau untuk memelihara kelestarian lingkungan agar habitat hewan yang seharusnya berada di hutan tidak menyerang kota kembali.

Efek Serangan Serangga Tomcat

sumber

Serangan Tomcat

Posted by Akhdaan Agil Ruwahan
4 Apr 2012

Kali ini " Kolom Informasi " memuat sebuah informasi tentang Kantor yang nyaman bukan semata-mata gaji yang tinggi. Melainkan juga lingkungan kerja yang nyaman, rekan kerja yang kooperatif, tak ada jarak dengan bos, waktu kerja yang tidak tergantung office hours, dan apa lagi?
Tambahkan sendiri ke dalam daftar impianmu, yang jelas beberapa perusahaan ini telah  menempatkan arti "bekerja" pada koridor yang sesuai sehingga perusahaan dan karyawan sama-sama menikmati keuntungan.


 Kantor apa saja yang ada dalam daftar?

Google
Bekerja di Google tampaknya jadi impian banyak orang. Tempat kerjanya benar-benar enak, banyak makanan gratis, bisa bersantai dan bermain. Pokoknya sisi kreatifitas pegawainya yang paling utama. Tak heran, bbc.co.uk menulis artikel kusus tentang kantor google. Dalam artikel tersebut, ditulis bahwa kantor google itu benar-benar "wacky office".
Foto-foto diambil dari kantor google di Zurich


Facebook
Sudah nonton film "Social Network", kan? Jadi tahu seperti apa isi otak Mark Zuckerberg. Nah, seperti itulah impian "kerja nyaman" si pendiri facebook.
Menurut hasil penelitian businessinsider, berikut daftar kenyamanan kerja di facebook:
1. Opsi saham.
2. Jam kerja fleksibel, bisa bekerja dari rumah.
3. Banyak makanan.
4. Tak ada bilik kerja, jadi bisa kerja dan sosialisasi dengan siapa saja.
5. Kesempatan besar untuk meraih apa yang kamu impikan.
6. Budaya yang terbuka terhadap berbagai ide.
Akhirnya, kesimpulan Alaska Miller dan Nicholas Carson, yang menulis artikel tersebut adalah,   "Manfaat yang paling berharga untuk bekerja di facebook adalah kemampuan untuk mengatur jam kerja sendiri, kebebasan untuk bekerja dari rumah ketika Anda inginkan dan sebanyak yang Anda ingin, dan semua ini dengan sedikit atau tidak ada gangguan dari manajemen."


Yahoo
Yahoo memiliki banyak kantor cabang di berbagai negara. Untuk workspace environment yang paling asik, kita ambil contoh kantor yahoo di Barcelona.

Bukan apa-apa, kantor yahoo sebenarnya belum bisa dibilang "mampu bersaing" dengan milik google atau facebook. Kantor yahoo masih terlalu "clean". Namun, untuk yang di Barcelona ini sudah lumayan seru, sih.

Kantor Google, Facebook, & Yahoo

Posted by Akhdaan Agil Ruwahan

Copyright © 2012 Agil Bianconeri -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan